Pages

Selasa, 28 April 2015

Canon Primadona Para FIlmmaker

Kamera DSLR khususnya merek Canon sudah sejak lama menjadi primadona filmmaker (pembuat film). Harganya jauh lebih murah dibanding kamera film, tapi kualitas gambarnya sudah beresolusi tinggi dan tergolong High Definition (HD).

Kamera Canon yang sering dipakai untuk membuat film di antaranya Canon EOS 550D, EOS 60D, EOS 7D, dan EOS 5D Mark II. Film bioskop sekalipun sering menggunakan kamera DSLR dalam produksinya. Saat pascaproduksi, hasil film yang masih berbentuk digital dari kamera digital tersebut, di-blow up ke dalam bentuk rol film atau seluloid.


Dengan begitu, biaya produksi pun dapat ditekan karena produksi tidak membutuhkan pengadaan seluloid atau rol film yang mahal. Hasil syuting dari kamera DSLR bisa dengan mudah disimpan ataupun dihapus di harddisk.
Namun tetap saja, suatu alat tidak akan maksimal untuk fungsi yang bukan utama atau sebenarnya. Kamera foto dipakai sebagai kamera video, pasti banyak hal yang tidak terkejar untuk pencapaian sebuah karya film.
Canon nampaknya tidak menutup mata, melihat produknya tidak diperuntukan dengan semestinya. Tahun 2011, Canon EOS C300 diluncurkan. Selain ergonomis untuk merekam video, kamera ini menyediakan sistem modular, portable, dan bisa mengadaptasi sistem kamera film, dengan lensa beserta aksesoris pendukung yang bisa dipasang.
Kamera EOS C300 telah dirancang untuk memenuhi tuntutan kebutuhan profesional industri bioskop.  Menampilkan keunikan Super 35mm Canon CMOS sensor, Canon DIGIC DV III Image Processor yang revolusioner dan 50 Mbps 4:2:2 codec, EOS C300 mendukung pengambilan gambar dengan kualitas sinema yang memukau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar